Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Certainty Factor ini dirancang untuk membantu proses diagnosa awal penyakit menular seksual (PMS) secara cepat, akurat, dan sistematis. Sistem ini digunakan sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan medis, khususnya pada tahap pemeriksaan awal pasien.
Studi kasus pada penelitian ini dilakukan di Klinik Mydervia Dermatology, yang memiliki fokus layanan pada kesehatan kulit dan kelamin. Sistem ini memanfaatkan pengetahuan pakar untuk mengukur tingkat keyakinan terhadap suatu diagnosa berdasarkan gejala yang dialami pasien.
Metode Certainty Factor (CF) digunakan untuk merepresentasikan tingkat keyakinan seorang pakar terhadap hubungan antara gejala dan penyakit. Nilai CF diperoleh dari kombinasi antara measure of belief (MB) dan measure of disbelief (MD), sehingga sistem dapat menghasilkan tingkat kepercayaan terhadap hasil diagnosa.
Dengan penerapan metode Certainty Factor, sistem mampu memberikan hasil diagnosa berupa persentase keyakinan terhadap kemungkinan penyakit yang diderita, sehingga dapat menjadi acuan awal sebelum pasien melakukan pemeriksaan lanjutan dengan tenaga medis profesional.
Tujuan utama dari pengembangan sistem ini adalah untuk membantu tenaga medis maupun pasien dalam memperoleh informasi awal terkait penyakit menular seksual, meningkatkan efisiensi proses diagnosa, serta meminimalisir kesalahan pengambilan keputusan pada tahap awal pemeriksaan.